Tampilkan postingan dengan label Hukum. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hukum. Tampilkan semua postingan

Jumat, April 9

Rusia—sah atau tidak sah?

Sumber: JW-Media.org

Untuk Rilis Segera
8 April 2010

Rusia—sah atau tidak sah?

Hasil-hasil dari penelitian pakar mengungkapkan kesenjangan yang signifikan pada cara pandang atas literatur Kristen

YEKATERINBURG, Rusia—Terdapat “tidak ada dasar” untuk mengatakan bahwa publikasi Saksi-Saksi Yehuwa berisi tanda-tanda “propaganda, eksklusifitas atau inferioritas dari seseorang berdasarkan sikapnya terhadap agama,” demikian menurut sebuah penelitian pakar religius yang ditunjuk oleh pengadilan baru-baru ini di Asbest, Rusia. Sehubungan dengan literatur Kristen semacam itu, penelitian itu mendapati bahwa literatur tersebut tidak “melampaui apa yang merupakan fenomena umum dari seluruh komunitas religius yang kurang lebih tipikal bagi semua keyakinan agama.” Kesimpulan dari penelitian itu ditegaskan oleh para pakar religius dari sebuah penelitian kedua yang lebih jauh menyatakan sehubungan publikasi yang sedang diteliti bahwa, “publikasi tersebut tidak mengandung baik hasutan untuk perpecahan religius maupun aksi-aksi menetang agama, negara atau individu yang mewakili negara.”

Kedua kesimpulan pakar tersebut ditugaskan dalam kaitan dengan sebuah kasus kriminal yang diajukan terhadap seorang anggota organisasi religius setempat dari Saksi-Saksi Yehuwa di Asbest, Wilayah Sverdlovsk, yang dimulai pada tanggal 19 Juni 2009. Tuntutan kriminal dibatalkan pada tanggal 3 Maret 2010, sebagai tanggapan atas temuan-temuan dari penelitian pakar itu.

Di antara publikasi yang diteliti oleh para pakar dari Asbest itu yang tidak ditemukan apa pun yang ekstremis adalah tiga publikasi yang telah dinyatakan sebagai “materi ekstremis” dalam keputusan tanggal 22 September 2009 dari Pengadilan Regional Rostov dan sejak saat itu dimasukkan ke dalam Daftar Materi Ekstremis Kementerian Peradilan. Kontradiksi seperti itu menyoroti suatu inkonsistensi dalam penuntutan Saksi-Saksi Yehuwa. Ada ketidaksepahaman di antara para pakar yang ditunjuk pengadilan tentang apakah literatur Saksi-Saksi Yehuwa harus dinyatakan sebagai “materi ekstremis.” Sementara itu, gangguan dan penangkapan Saksi-Saksi berlanjut di banyak wilayah.

Vasily Kalin, Ketua dari Pusat Administratif Saski-Saksi Yehuwa di Rusia, menyatakan: “Di berbagai wilayah Rusia, upaya-upaya sedang dilakukan untuk mendesak kasus kriminal terhadap Saksi-Saksi Yehuwa. Namun fakta bahwa tidak terdapat dasar atas tuduhan itu dipastikan oleh para ahli yang tidak bias dan memenuhi syarat. Saksi-Saksi Yehuwa mengumumkan kabar baik dari Alkitab karena mereka ingin membagikan informasi yang membawa sukacita dan penghiburan bagi orang-orang. Keputusan akhir tentang siapa yang memiliki kebenaran berada di tangan Allah dan bukan Negara.”

Kontak
Di Rusia: Grigory Martynov, telepon +7 812 702 2691
Di AS: Mario Moreno, telepon +1 845 306 0711
Baca selengkapnya >>

Saksi-Saksi di Rusia menguras opsi-opsi domestik

Sumber: JW-Media.org

Untuk Rilis Segera
8 April 2010

Saksi-Saksi di Rusia menguras opsi-opsi domestik

Banding diajukan dalam kasus Republik Altay

GORNO-ALTAYSK, Rusia—Saksi-Saksi Yehuwa di Rusia mengajukan banding pengawasan terhadap keputusan Mahkamah Agung Republik Altay tanggal 27 Januari 2010. Mahkamah itu menguatkan keputusan dari Pengadilan Kota Gorno-Altaysk untuk menyatakan 18 publikasi Kristen dari Saksi-Saksi Yehuwa sebagai ekstremis. Dua dari tiga upaya banding itu berasal dari korporasi do Amerika Serikat dan Jerman yang adalah penerbit dan pencetak dari literatur tersebut, termasuk Alkitab, yang digunakan oleh Saksi-Saksi Yehuwa di seluas dunia.

Pada bulan Maret, 18 publikasi itu ditambahkan ke dalam Daftar Ferderal dari Materi Ekstremis, yang berakibat pelarangan penyimpanan dan penyebaran publikasi tersebut di seluruh Rusia. Pengadilan kota itu menolak suatu mosi dari Saksi-Saksi Yehuwa yang meminta sebuah penelitian pakar ditugaskan kepada sebuah instansi khusus untuk menentukan apakah literatur yang dipersoalkan benar-benar ekstremis.

Sebuah keputusan serupa telah dibuat oleh Mahkamah Agung Federasi Rusia pada tanggal 8 Desember 2009, yang pada akhirnya berakibat pelarangan 34 publikasi Saksi-Saksi Yehuwa, yang berarti bahwa publikasi tersebut akan dimasukkan ke dalam daftar nasional dari literatur ekstremis. Sebagai akibatnya, di seluruh Rusia, terdapat lebih dari 150 insiden penahanan Saksi-Saksi Yehuwa, gangguan atas pertemuan religius mereka, dan penggeledahan rumah pribadi dan bangunan religius mereka, serta penyitaan literatur mereka dan aksi-aski agresi terhadap mereka.

Saksi-Saksi Yehuwa berharap sebuah pemeriksaan yang adil akan terjadi dan pengadilan akan mendukung pendirian dari Presiden Federasi Rusia, Dmitri Medvedev, yang telah menyuarakan pendapatnya bahwa masalah-masalah penduduk harus diselesaikan pada tingkatan domestik.

Kontak:
Di Rusia: Victor Zhenkov, tel. +7 (812) 702-26-91
Di AS: Mario Moreno, tel. + 1 845 306 0711
Baca selengkapnya >>

Jumat, Maret 26

Mahkamah Agung di Belarusia merespek hati nurani seorang pemuda

Sumber: JW-Media.org

Untuk Rilis Segera
26 Maret 2010

Mahkamah Agung di Belarusia merespek hati nurani seorang pemuda

GOMEL, Belarusia—Sekarang terdapat kesempatan baru bagi Belarusia untuk menerapkan dinas sipil alternatif seperti yang tercantum dalam Konstitusi negara itu. Putusan atas seorang penolak atas dasar nurani Dmitry Smyk dibatalkan pada tanggal 15 Maret 2010, dan kasusnya dikembalikan untuk disidangkan kembali.

Sebelumnya, pada tanggal 6 November 2009, Pengadilan Distrik Tsentralniy dari kota Gomel memutuskan Smyk bersalah melanggar hukum wajib militer dan dia dihukum denda. Kemudian pada tanggal 20 Februari 2010, Wakil Ketua dari Mahkamah Agung mengajukan suatu keberatan terhadap putusan pengadilan Gomel atas kasus itu, dengan menyebutkan bahwa keyakinan religius Dmitry Smyk tidak diperhitungkan selama pertimbangan itu. Khususnya, mahkamah menunjukkan “fakta keanggotaan Smyk dalam keyakinan religius yang dimaksud. Mengatakan bahwa temuan-temuan pengadilan bersifat dugaan dan subyektif.” Hasilnya, pada tanggal 15 Maret Mahkamah Agung membatalkan putusan pengadilan Gomel itu.

Meski kisahnya tidak berakhir di sini, terdapat harapan bahwa intervensi oleh Mahkamah Agung itu akan terbukti menguntungkan dalam kasus Dmitry Smyk khususnya dan akan membantu para pembuat hukum mengambil pandangan segar pada isu yang lebih besar berupa dinas alternatif. Kemungkinan selama pengadilan ulang, Smyk akan diakui bukan sebagai seseorang yang menghindari tugas sipilnya namun sebagai seseorang yang hanya memohon agar keyakinan religiusnya diperhitungkan seraya dia memenuhi tugas-tugas sipilnya. Kondisinya cerah untuk harapan semacam itu akan menjadi kenyataan. Pada tanggal 18 Februari, Presiden Belarusia, Alexander Lukashenko, membentuk sebuah komisi untuk membuat rancangan undang-undang mengenai dinas alternatif.

Kontak:
Belarusia: Pavel Yadlouski, Telepon + 375 17 292 93 78
AS: Mario Moreno, Telepon + 845 306 0711
Baca selengkapnya >>

Selasa, Maret 2

Serbia mendaftarkan Saksi-Saksi Yehuwa

Sumber: JW-Media.org

Untuk Rilis Segera
1 Maret 2010

Serbia mendaftarkan Saksi-Saksi Yehuwa

BELGRADE, Serbia—Kementerian Urusan Religius Serbia menerima pendaftaran dari “Komunitas Religius Kristen Saksi-Saksi Yehuwa” dan mendaftarkan mereka dalam Daftar Gereja dan Komunitas Religius. Pendaftaran itu berlaku efektif pada tanggal 8 Februari 2010.

Perkembangan ini berarti bahwa Saksi-Saksi Yehuwa sekarang secara legal diakui sebagai sebuah gereja atau komunitas religius di semua negara yang mengelilingi Serbia dan semua negara anggota Uni Eropa. Serbia mengejar keanggotaan UE juga. Dengan membuat keputusan untuk mendaftarkan Saksi-Saksi Yehuwa dalam Daftar Gereja dan Komunitas Religius, Kementerian Urusan Religius Serbia mengakui keberadaan dan kegiatan dari Saksi-Saksi Yehuwa di Serbia selama berpuluh-puluh tahun.

Saksi-Saksi bukanlah hal yang baru di wilayah itu. Di awal tahun 1920-an di wilayah Kerajaan Serbia, Kroasia, dan Slovenia, sudah terdapat Siswa-Siswa Alkitab Internasional, sebutan yang dikenal bagi Saksi-Saksi Yehuwa saat itu, yang mempraktekkan iman mereka di banyak kota Serbia. Dan pada tanggal 9 September 1930, Kementerian Dalam Negeri mengakui Saksi-Saksi Yehuwa. Pada tahun 1953, mereka terdaftar dalam FNR Yugoslavia sebagai suatu komunitas religius Kristen.

Dewasa ini, Saksi-Saksi Yehuwa adalah suatu komunitas Kristen internasional dengan anggota lebih 7.300.000 yang saat ini aktif di 236 negeri dan kepulauan. Setiap bulan 37.252.000 terbitan dari majalah mereka, Menara Pengawal dicetak untuk disebarkan di seluruh dunia dalam 176 bahasa.

Kontak:
Di Serbia: Damir Porobić, + 381 63 266 789
Di Belgia: Marc Hansen, tel. + 32 2 782 0015
Di Jerman: Wolfram Slupina, tel. + 49 6483 413110
Di AS: James E. Andrik, tel. + 845 306-0711
Baca selengkapnya >>

Selasa, Februari 23

Amnesti bagi pengajar Alkitab yang terhukum

Sumber: JW-Media.org

Untuk Rilis Segera
22 Februari 2010

Amnesti bagi pengajar Alkitab yang terhukum

ADIJAN, Uzbekistan—Lyudmila Nikolskaya, seorang ibu dan pensiunan berusia 55 tahun, diberikan amnesti melalui keputusan pengadilan pada tanggal 13 November 2009. Nyonya Nikolskaya telah didakwa pada tanggal 16 Oktober 2009 oleh jaksa penuntut kota atas pengajaran religius yang “ilegal.”

Tiga orang Saksi-Saksi Yehuwa masih berada di penjara dengan hukuman hingga empat tahun atas tuduhan mengorganisasi “kegiatan religius ilegal” dan telah dikecualikan dari pertimbangan amnesti. Dalam pemberian satu-satunya amnesti itu, pengadilan mempertimbangkan bahwa Nikolskaya belum pernah dihukum sebelumnya dan kegiatannya bukan pelanggaran besar. Pengadilan menerapkan ampunan amnesti itu didasarkan pada Dekrit Menteri-Menteri Kabinet, tertanggal 28 Agustus 2009. Dasar dari dekrit itu adalah peringatan kedelapan-belas dari kemerdekaan Uzbekistan. Dalam memberikan amnesti itu, pengadilan membebaskan Nikolskaya dari hukuman dan pembatasan apapun yang diterapkan padanya selama penyidikan.

Saksi-Saksi Yehuwa berharap amnesti ini adalah sebuah tanda positif yang mengindikasikan dialog yang konstruktif dengan pihak berwenang Uzbek sehubungan dengan menormalisasikan hubungan antara negara dan Saksi-Saksi Yehuwa dan emnesti bagi tiga pemeluk yang dipenjarakan lainnya akan dimungkinkan.

Kontak berbahasa Inggris: Philip Brumley, telepon (845) 306-0711
Kontak berbahasa Rusia: Yuriy Toporov, telepon +7-727-232-36-62
Baca selengkapnya >>

Rabu, Februari 3

Saksi-Saksi Yehuwa ajukan banding ke Mahkamah Agung Tajikistan

Sumber: JW-Media.org

Untuk Rilis Segera
2 Februari 2010

Saksi-Saksi Yehuwa ajukan banding ke Mahkamah Agung Tajikistan

DUSHANBE, Tajikistan—Saksi-Saksi Yehuwa di Republik Tajikistan telah mengajukan banding supervisi kepada Presidium Mahkamah Agung atas keputusan pengadilan lebih rendah yang telah menolak keluhan mereka atas keputusan Kementerian Kebudayaan, yang menghentikan kegiatan lembaga religius nasional mereka.

Saksi-Saksi Yehuwa telah aktif di Tajikistan selama lebih dari 50 tahun. Setelah perpecahan Uni Soviet, mereka diizinkan mendaftar secara resmi pada tahun 1994. Pada tanggal 11 Oktober 2007, kegiatan mereka secara tak disangka-sangka dihentikan oleh Kementerian Kebudayaan Tajikistan di bawah hukum republik yang ada pada waktu itu Tentang Organisasi Agama dan Religius, yang sekarang telah dicabut. Salah satu alasan prinsipil atas penghentian kegiatan Saksi-Saksi Yehuwa adalah pelayanan umum mereka, suatu kegiatan religius penuh damai yang diakui dan direspek secara internasional oleh kebanyakan negara. Pada tanggal 29 September 2009, seorang hakim pemeriksa di Dushanbe menolak sebuah pendaftaran oleh Saksi-Saksi Yehuwa yang meminta keputusan Kementerian Kebudayaan itu dibatalkan. Banding mereka setelah itu ditolak oleh Kolegium Militer dari Mahkamah Agung pada tanggal 12 Februari 2009.

Pada bulan Maret 2009, Tajikistan memberlakukan sebuah hukum baru yang mengatur lembaga religius. Hukum baru itu mengizinkan lembaga religius yang terdaftar “untuk melakukan kegiatan pengabaran dalam skala besar,” sesuai dengan Konstitusi Tajikistan dan perjanjian-perjanjian internasional. Menjelaskan tujuan dari hukum baru itu, Duta Besar Nuriddin Shamsov, Kepala Delegasi untuk Tajikistan, memberitahu Pertemuan Badan Permanen dari Organisasi untuk Keamanan dan Kerjasama di Eropa pada tanggal 2 April 2009, bahwa pemerintahnya sedang “melakukan upaya untuk memastikan toleransi religius dan sedang berupaya untuk berurusan dengan berbagai kelompok minoritas religius secara penuh respek,” yang mana dikatakan oleh duta besar itu termasuk Saksi-Saksi Yehuwa.

“Saksi-Saksi Yehuwa di Tajikistan berharap upaya banding supervisi mereka akan diterima, khususnya dengan memandang ketetapan-ketetapan dari hukum baru Tajikistan tentang lembaga religius,” demikian pernyataan Gregory Olds, seorang pengacara hak asasi manusia yang mengikuti kasus ini secara dekat. “Suatu keputusan yang positif akan membuat Saksi-Saksi Yehuwa di Republik Tajikistan untuk melanjutkan ibadat mereka yang penuh damai dan sumbangan positif yang mereka lakukan kepada rakyat Tajik melalui cara hidup mereka yang taat hukum dan kepatuhan mereka pada nilai-nilai moral yang tinggi.”

Kontak:
Kontak A.S.: Paul D. Polidoro, telepon (845)-306-0711
Kontak Belgia: Luca Toffoli, telepon +32-2 782-00-15
Kontak berbahasa Rusia: Yuriy Toporov, telepon +7 (727)-23-23-662
Baca selengkapnya >>

Senin, Februari 1

Mahkamah Agung Puerto Riko menguatkan hak-hak medis pasien

Sumber: JW-Media.org

Untuk Rilis Segera
29 Januari 2010

Mahkamah Agung Puerto Riko menguatkan hak-hak medis pasien

Puerto Riko—Dalam sebuah keputusan bersejarah yang dicapai pada tanggal 27 Januari 2010, Mahkamah Agung Puerto Riko menguatkan hak seorang pasien dewasa untuk menolak perawatan medis tertentu. Pengadilan itu juga mengakui hak seorang pasien untuk menggunakan perintah-perintah di muka dan menunjuk seorang wakil perawatan kesehatan untuk mewakili kepentingannya ketika tidak sadar.

Victor Hernandez, seorang Saksi-Saksi Yehuwa, melaksanakan sebuah perintah di muka sebelum dirawat di rumah sakit. Mahkamah Agung membalikkan penolakan pengadilan percobaan untuk melaksanakan keputusan medis Tuan Hernandez seperti yang diungkapkan dalam perintahnya dan oleh wakil perawatan kesehatannya. Dengan melakukan hal itu, Mahkamah Agung mengakui “hak fundamental yang membuat tak dapat diganggu-gugatnya tubuh manusia menjadi suatu hak manusia yang tidak dapat dicabut.”

Saksi-Saksi Yehuwa puas bahwa Mahkamah Agung Puerto Riko mengakui hak seorang dewasa untuk menolak perawatan medis apa pun yang melibatkan penggunaan transfusi darah karena alasan-alasan religius. Mereka juga menghargai fakta bahwa Pengadilan itu mengakui hak seorang pasien dewasa untuk dihormati keputusan medisnya melalui sebuah perintah di muka dan wakil perawatan kesehatan. Kemenangan ini bermanfaat bukan hanya bagi lebih dari 25.000 Saksi-Saksi Yehuwa di Puerto Riko, namun bagi semua pasien di seluruh pulau itu.

Informasi Kontak:
Di AS: Paul Polidoro, tel. + 1 845 3060711
Di Puerto Riko: Ray Candelaria, tel. + 1 787 789 6000
Baca selengkapnya >>

Jumat, Januari 29

Keputusan pengadilan lagi menandakan merosotnya kebebasan di Rusia

Sumber: JW-Media.org

Untuk Rilis Segera
27 Januari 2010

Keputusan pengadilan lagi menandakan merosotnya kebebasan di Rusia

GORNO-ALTAYSK, Rusia—Sebuah tren mengkhawatirkan berlanjut di Rusia pada hari Rabu sewaktu Mahkamah Agung Republik Altay menguatkan keputusan pengadilan rendah kota untuk menyatakan 18 publikasi religius dari Saksi-Saksi Yehuwa sebagai ekstremis. Hal ini sama dengan keputusan atas sebuah kasus serupa bulan lalu di Mahkamah Agung Federasi Rusia di Moskow. Perkembangan tersebut telah menarik perhatian para aktivis hak asasi manusia dan lainnya, membuat banyak pengamat internasional prihatin tentang apa yang akan menjadi ujungnya.

Horst Henschel adalah seorang anggota direksi dari Wachtturm Bibel- und Traktat-Gesellschaft, korporasi yang mencetak publikasi Kristen yang sedang diperkarakan. Henschel sendiri disiksa di Jerman Timur karena imannya dan sangat menegaskan keprihatinannya atas keputusan ini: “Mencap publikasi kami sebagai ‘ekstremis’ tidak masuk akal bagi kami, khususnya karena literatur kami menganjurkan nilai-nilai keluarga yang kuat, merespek pihak berwenang dan kasih kepada sesama. Negara mana yang tidak menginginkan warga yang mencerminkan prinsip-prinsip tersebut? Kami tahu bahwa jutaan orang akan menyuarakan keprihatinan mereka bahwa keputusan ini mencerminkan Rusia yang meningkatkan pembatasannya atas kebebasan berpikir dan kebebasan berekspresi yang penuh damai.”

Banyak orang Rusia dan tamu luar negeri yang sudah bingung oleh kesimpulan para pakar yang mempengaruhi kasus itu, khususnya setelah mereka sendiri meninjau literatur itu secara online. Sebelumnya di bulan ini, sejumlah organisasi hak-hak asasi internasional membuat permohonan terbuka kepada presiden Federasi Rusia, di mana mereka mengutarakan keprihatinan mereka atas pelanggaran hak-hak Saksi-Saksi Yehuwa di Rusia. Pernyataan itu sebagian berbunyi: “Pengakuan materi-materi itu sebagai ekstremis didasarkan pada penilaian amoral yang ‘sesuai-pesanan,’ yang dilakukan oleh para pakar yang dipilih oleh penuntut. . . . Pengakuan para pakar tersebut mengubah puluhan ribu orang beriman menjadi kriminal. . . . Tuntutan kriminal atas iman seseorang sangat mungkin menjadi kenyataan setiap saat.”

Saksi-Saksi Yehuwa memiliki 160.000 anggota di Rusia, dan hampir 300.000 orang yang menghadiri acara tahunan terbesar mereka.

Kontak:
Di Rusia: Grigory Martynov, tel. +7 911 101 7624
Di AS: Mario Moreno, tel. + 1 845 396 0711
Di Belgia: Marc Hansen, tel. + 32 2 782 0015
Di Jerman: Wolfram Slupina, tel. + 49 6483 413110
Baca selengkapnya >>

Rabu, Januari 27

Literatur Kristen diadili kembali di Rusia

Sumber: JW-Media.org

Untuk Rilis Segera
26 Januari 2010

Literatur Kristen diadili kembali di Rusia

GORNO-ALTAYSK, Rusia—Pada tanggal 27 Januari 2010, Mahkamah Agung Republik Altay, yang berlokasi di bagian selatan-pusat Rusia, akan mempertimbangkan banding dari Saksi-Saksi Yehuwa terhadap keputusan Pengadilan Kota Gorno-Altaysk yang mengumumkan sejumlah publikasi religius sebagai “ekstremis.”

Saksi-Saksi dan literatur Alkitab mereka dikenal baik di seluruh republik itu. Sebagai contoh, dua penduduk Republik Altay, Andrey dan Aygul Lobanov, berkata demikian sehubungan dengan manfaat dari publikasi-publikasi tersebut: “Majalah Menara Pengawal dan Sedarlah! Adalah sumber kesegaran bagi kami. Majalah tersebut membantu kami membangun keluarga yang kuat dan bahagia. Majalah tersebut menganjurkan kami untuk mengasihi semua orang tanpa peduli kebangsaan, agama, warna kulit, penghasilan atau status sosial mereka.”

Saksi-Saksi Yehuwa di Republik Altay telah mendengar tuduhan-tuduhan luas atas mereka sebelumnya. Di awal tahun 1994, banyak Saksi di Gorno-Altaysk dipanggil untuk hadir di pengadilan. Berdasarkan tuduhan-tuduhan terhadap mereka, beberapa dari mereka dipecat dari pekerjaan mereka dan dipaksa untuk meninggalkan Altay. Namun, segera jelas bahwa tuduhan-tuduhan yang dilancarkan terhadap mereka adalah palsu. Jadi, pada bulan Mei 1994, Departemen Kehakiman Republik Altay secara resmi mendaftarkan komunitas Saksi-Saksi Yehuwa Gorno-Altaysk.

Para pembela hak-hak asasi manusia terkemuka menjelaskan sebuah situasi di Rusia saat ini yang terus memburuk dari sejumlah pelanggaran atas hak-hak konstitusional dan kebebasan dari penindasan langsung atas Saksi-Saksi. Dan ini meskipun fakta bahwa belum lama ini ribuan Saksi-Saksi secara penuh diakui sebagai korban penindasan politis dan dibebaskan dari dakwaan apa pun yang telah diajukan terhadap mereka.

Kontak:
Rusia: Grigory Martynov, Telepon: + 7 911 101 76 24
AS: Mario Moreno, Telepon: + 1 845 306 0711
Belgia: Marc Hansen, Telepon” + 32 2 782 0015
Jerman: Wolfram Slupina, Telepon: + 49 6483 413 110
Baca selengkapnya >>

Jumat, Januari 8

Akankah lebih banyak literatur religius yang dilarang di Rusia?

Sumber: JW-Media.org

Untuk Rilis Segera
7 Januari 2010

Akankah lebih banyak literatur religius yang dilarang di Rusia?

GORNO-ALTAYSK, Rusia—Suatu pemeriksaan ditetapkan pada tanggal 27 Januari 2010, di Mahkamah Agung Republik Altay.

Dasar dari banding ini muncul pada tanggal 1 Oktober 2009, ketika pengadilan kota Gorno-Altaysk mengeluarkan keputusan yang memberi cap ektremis pada 19 publikasi religius dari Saksi-Saksi Yehuwa. Hak cipta dari publikasi tersebut dimiliki oleh Watch Tower Bible and Tract Society of Pennsylvania, dan Wachtturm Bibel- und Traktat-Gesellschaft di Jerman adalah penerbitnya. Keputusan yang dicapai di pengadilan kota Gorno-Altaysk itu secara langsung mempengaruhi hak dan kewajiban dari entitas asing yang resmi tersebut. Mereka tidak diizinkan untuk menampilkan bukti yang diperlukan dan untuk ikut serta dalam pemeriksaan bukti, oleh karena itu tidak diperbolehkan untuk berkontribusi pada sebuah pemeriksaan yang penuh dan komprehensif atas materi-materi kasus; mereka mengajukan sebuah keluhan kepada Mahkamah Agung republik itu.

Hingga bulan Januari 2010, publikasi dari Watch Tower Bible and Tract Society of Pennsylvania diproduksi dalam 537 bahasa dan disebarkan di 236 negeri. Sirkulasi bulanan gabungan dari Menara Pengawal dan Sedarlah! Melewati 77 juta kopi setiap bulan, yang dari antaranya hanya 3 juta yang didistribusikan di Rusia.

Yaroslav Sivulskiy, juru bicara bagi Saksi-Saksi Yehuwa di Rusia, berkomentar: “Publikasi tersebut berisi artikel-artikel yang mengajarkan kepada kita respek, belas kasihan dan kasih untuk sesama manusia. Anda bisa membacanya dan melihatnya sendiri. Menggunakan sebuah pendekatan edukasional untuk iman, Saksi-Saksi Yehuwa berjuang untuk untuk melawan tren ke arah prasangka dan ekstremisme sebenarnya yang berbahaya, bahkan mematikan. Saksi-Saksi Yehuwa adalah sebuah persaudaraan religius yang terbuka dan netral secara politik yang telah dikenal di seluas dunia, termasuk seluruh Rusia. Selama berabad-abad, Saksi-Saksi Yehuwa di Rusia telah mengulurkan damai dan kebaikan kepada orang-orang dari semua kebangsaan yang mungkin memiliki sudut pandang yang berbeda. Meskipun beberapa orang mungkin tidak menyukai fakta bahwa Saksi-Saksi Yehuwa membagikan iman mereka kepada Allah kepada orang lain, namun pengajaran dan aktivitas Saksi-Saksi tidak ada hubungan dengan ‘ekstremisme.’”

Pemeriksaan banding di Ruang Judisial untuk Kasus Sipil dari Mahkamah Agung Republik Altay itu ditetapkan pada tanggal 27 Januari 2010, pukul 9.00 pagi. Banding itu akan diperiksa di alamat Tsentralniy per., 3, di kota Gorno-Altaysk.

Kontak:
Rusia: Yaroslav Sivulskiy, Telepon: +7 911 087 80 09
AS: James E. Andrik, Telepon: + 1 845 306 0711
Belgia: Marc Hansen, Telepon: + 32 2 782 0015
Jerman: Wolfram Slupina, Telepon:+ 49 6483 413110
Baca selengkapnya >>