Tampilkan postingan dengan label Belarusia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Belarusia. Tampilkan semua postingan

Jumat, Maret 26

Mahkamah Agung di Belarusia merespek hati nurani seorang pemuda

Sumber: JW-Media.org

Untuk Rilis Segera
26 Maret 2010

Mahkamah Agung di Belarusia merespek hati nurani seorang pemuda

GOMEL, Belarusia—Sekarang terdapat kesempatan baru bagi Belarusia untuk menerapkan dinas sipil alternatif seperti yang tercantum dalam Konstitusi negara itu. Putusan atas seorang penolak atas dasar nurani Dmitry Smyk dibatalkan pada tanggal 15 Maret 2010, dan kasusnya dikembalikan untuk disidangkan kembali.

Sebelumnya, pada tanggal 6 November 2009, Pengadilan Distrik Tsentralniy dari kota Gomel memutuskan Smyk bersalah melanggar hukum wajib militer dan dia dihukum denda. Kemudian pada tanggal 20 Februari 2010, Wakil Ketua dari Mahkamah Agung mengajukan suatu keberatan terhadap putusan pengadilan Gomel atas kasus itu, dengan menyebutkan bahwa keyakinan religius Dmitry Smyk tidak diperhitungkan selama pertimbangan itu. Khususnya, mahkamah menunjukkan “fakta keanggotaan Smyk dalam keyakinan religius yang dimaksud. Mengatakan bahwa temuan-temuan pengadilan bersifat dugaan dan subyektif.” Hasilnya, pada tanggal 15 Maret Mahkamah Agung membatalkan putusan pengadilan Gomel itu.

Meski kisahnya tidak berakhir di sini, terdapat harapan bahwa intervensi oleh Mahkamah Agung itu akan terbukti menguntungkan dalam kasus Dmitry Smyk khususnya dan akan membantu para pembuat hukum mengambil pandangan segar pada isu yang lebih besar berupa dinas alternatif. Kemungkinan selama pengadilan ulang, Smyk akan diakui bukan sebagai seseorang yang menghindari tugas sipilnya namun sebagai seseorang yang hanya memohon agar keyakinan religiusnya diperhitungkan seraya dia memenuhi tugas-tugas sipilnya. Kondisinya cerah untuk harapan semacam itu akan menjadi kenyataan. Pada tanggal 18 Februari, Presiden Belarusia, Alexander Lukashenko, membentuk sebuah komisi untuk membuat rancangan undang-undang mengenai dinas alternatif.

Kontak:
Belarusia: Pavel Yadlouski, Telepon + 375 17 292 93 78
AS: Mario Moreno, Telepon + 845 306 0711
Baca selengkapnya >>

Selasa, Februari 23

Pemuda Belarusia harus dihukum karena imannya

Sumber: JW-Media.org

Untuk Rilis Segera
22 Februari 2010

Pemuda Belarusia harus dihukum karena imannya

GOMEL, Belarusia—“Saya berupaya untuk beriman pada Alkitab di setiap aspek kehidupan saya dan mengikuti ajaran-ajaran di dalamnya. Bagi saya, hal ini termasuk yakin bahwa seseorang tidak boleh dilatih untuk atau berpartisipasi dalam peperangan,” dinyatakan Dmitry Smyk, yang adalah seorang Saksi-Saksi Yehuwa. Menurut Konstitusi Belarus, semua warga memiliki hak untuk memilih dinas sipil atau militer atau dinas militer.

Meskipun ada hak Konstitusional ini, pada tanggal 6 November 2009, Pengadilan Distrik Tsentralniy dari kota Gomel, mendenda Smyk sebesar 3.500.000 rubel (sekitar Rp.12.300.000) akibat menolak wajib militer karena keyakinan religiusnya. Pada tanggal 9 Desember 2009, Pengadilan Regional Gomel menguatkan keputusan ini, dan pada tanggal 22 Januari 2010, Kepala dari Pengadilan Distrik Gomel menegaskan keputusan pengadilan rendah itu. Reaksi dari Smyk adalah: “Tampaknya di atas kertas saya memiliki hak untuk dinas sipil alternatif, namun kenyataannya saya tidak bisa melakukannya.”

Pos perekrutan militer dan kantor kejaksaan secara bulat menyatakan bahwa di Republik Belarus tidak terdapat dinas alternatif. Kolonel V. Tsatsarin menjelaskan kepada pengadilan bahwa di dalam Dekrit Presidensial tentang Pemilihan untuk Dinas (Militer) Wajib, opsi untuk dinas sipil alternatif tidak disebutkan. “Dekrit itu memiliki kekuatan legal. Baik kami maupun badan pendaftaran tidak dapat melanggar hukum itu,” kata kolonel itu.

Seperti disebutkan oleh perwakilan Komite Helsinki Belarusia, V. Odinochenko, yang hadir dalam pemeriksaan yudisial: “Mereka [Saksi-Saksi Yehuwa] tidak berdinas dalam kemiliteran. Mereka bahkan tidak berdinas di Uni Soviet, ketika terdapat hukuman berat untuk hal itu di sana. Mereka juga menolak melayani dalam angkatan bersenjata sekarang.” Di waktu yang sama, Artikel 57 dari Konstitusi Belarus memberikan bagi setiap warga hak untuk memilih antara dinas sipil alternatif dan dinas militer. Semua hak-hak yang dijamin oleh Konstitusi seharusnya diimplementasikan dalam dua tahun sejak pengadopsiannya pada tahun 1994. Namun, hampir 16 tahun berlalu sejak pengadopsian Konstitusi itu, dan masih belum terdapat hukum untuk menerapkan dinas sipil alternatif.

Kontak:
Belarus: Pavel Yadlouski, Telepon: + 375 (17) 292-93-78
A.S.: Mario Moreno, Telepon: + 845 306 0711
Baca selengkapnya >>