Tampilkan postingan dengan label Lektur. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lektur. Tampilkan semua postingan

Jumat, April 9

Rusia—sah atau tidak sah?

Sumber: JW-Media.org

Untuk Rilis Segera
8 April 2010

Rusia—sah atau tidak sah?

Hasil-hasil dari penelitian pakar mengungkapkan kesenjangan yang signifikan pada cara pandang atas literatur Kristen

YEKATERINBURG, Rusia—Terdapat “tidak ada dasar” untuk mengatakan bahwa publikasi Saksi-Saksi Yehuwa berisi tanda-tanda “propaganda, eksklusifitas atau inferioritas dari seseorang berdasarkan sikapnya terhadap agama,” demikian menurut sebuah penelitian pakar religius yang ditunjuk oleh pengadilan baru-baru ini di Asbest, Rusia. Sehubungan dengan literatur Kristen semacam itu, penelitian itu mendapati bahwa literatur tersebut tidak “melampaui apa yang merupakan fenomena umum dari seluruh komunitas religius yang kurang lebih tipikal bagi semua keyakinan agama.” Kesimpulan dari penelitian itu ditegaskan oleh para pakar religius dari sebuah penelitian kedua yang lebih jauh menyatakan sehubungan publikasi yang sedang diteliti bahwa, “publikasi tersebut tidak mengandung baik hasutan untuk perpecahan religius maupun aksi-aksi menetang agama, negara atau individu yang mewakili negara.”

Kedua kesimpulan pakar tersebut ditugaskan dalam kaitan dengan sebuah kasus kriminal yang diajukan terhadap seorang anggota organisasi religius setempat dari Saksi-Saksi Yehuwa di Asbest, Wilayah Sverdlovsk, yang dimulai pada tanggal 19 Juni 2009. Tuntutan kriminal dibatalkan pada tanggal 3 Maret 2010, sebagai tanggapan atas temuan-temuan dari penelitian pakar itu.

Di antara publikasi yang diteliti oleh para pakar dari Asbest itu yang tidak ditemukan apa pun yang ekstremis adalah tiga publikasi yang telah dinyatakan sebagai “materi ekstremis” dalam keputusan tanggal 22 September 2009 dari Pengadilan Regional Rostov dan sejak saat itu dimasukkan ke dalam Daftar Materi Ekstremis Kementerian Peradilan. Kontradiksi seperti itu menyoroti suatu inkonsistensi dalam penuntutan Saksi-Saksi Yehuwa. Ada ketidaksepahaman di antara para pakar yang ditunjuk pengadilan tentang apakah literatur Saksi-Saksi Yehuwa harus dinyatakan sebagai “materi ekstremis.” Sementara itu, gangguan dan penangkapan Saksi-Saksi berlanjut di banyak wilayah.

Vasily Kalin, Ketua dari Pusat Administratif Saski-Saksi Yehuwa di Rusia, menyatakan: “Di berbagai wilayah Rusia, upaya-upaya sedang dilakukan untuk mendesak kasus kriminal terhadap Saksi-Saksi Yehuwa. Namun fakta bahwa tidak terdapat dasar atas tuduhan itu dipastikan oleh para ahli yang tidak bias dan memenuhi syarat. Saksi-Saksi Yehuwa mengumumkan kabar baik dari Alkitab karena mereka ingin membagikan informasi yang membawa sukacita dan penghiburan bagi orang-orang. Keputusan akhir tentang siapa yang memiliki kebenaran berada di tangan Allah dan bukan Negara.”

Kontak
Di Rusia: Grigory Martynov, telepon +7 812 702 2691
Di AS: Mario Moreno, telepon +1 845 306 0711
Baca selengkapnya >>

Saksi-Saksi di Rusia menguras opsi-opsi domestik

Sumber: JW-Media.org

Untuk Rilis Segera
8 April 2010

Saksi-Saksi di Rusia menguras opsi-opsi domestik

Banding diajukan dalam kasus Republik Altay

GORNO-ALTAYSK, Rusia—Saksi-Saksi Yehuwa di Rusia mengajukan banding pengawasan terhadap keputusan Mahkamah Agung Republik Altay tanggal 27 Januari 2010. Mahkamah itu menguatkan keputusan dari Pengadilan Kota Gorno-Altaysk untuk menyatakan 18 publikasi Kristen dari Saksi-Saksi Yehuwa sebagai ekstremis. Dua dari tiga upaya banding itu berasal dari korporasi do Amerika Serikat dan Jerman yang adalah penerbit dan pencetak dari literatur tersebut, termasuk Alkitab, yang digunakan oleh Saksi-Saksi Yehuwa di seluas dunia.

Pada bulan Maret, 18 publikasi itu ditambahkan ke dalam Daftar Ferderal dari Materi Ekstremis, yang berakibat pelarangan penyimpanan dan penyebaran publikasi tersebut di seluruh Rusia. Pengadilan kota itu menolak suatu mosi dari Saksi-Saksi Yehuwa yang meminta sebuah penelitian pakar ditugaskan kepada sebuah instansi khusus untuk menentukan apakah literatur yang dipersoalkan benar-benar ekstremis.

Sebuah keputusan serupa telah dibuat oleh Mahkamah Agung Federasi Rusia pada tanggal 8 Desember 2009, yang pada akhirnya berakibat pelarangan 34 publikasi Saksi-Saksi Yehuwa, yang berarti bahwa publikasi tersebut akan dimasukkan ke dalam daftar nasional dari literatur ekstremis. Sebagai akibatnya, di seluruh Rusia, terdapat lebih dari 150 insiden penahanan Saksi-Saksi Yehuwa, gangguan atas pertemuan religius mereka, dan penggeledahan rumah pribadi dan bangunan religius mereka, serta penyitaan literatur mereka dan aksi-aski agresi terhadap mereka.

Saksi-Saksi Yehuwa berharap sebuah pemeriksaan yang adil akan terjadi dan pengadilan akan mendukung pendirian dari Presiden Federasi Rusia, Dmitri Medvedev, yang telah menyuarakan pendapatnya bahwa masalah-masalah penduduk harus diselesaikan pada tingkatan domestik.

Kontak:
Di Rusia: Victor Zhenkov, tel. +7 (812) 702-26-91
Di AS: Mario Moreno, tel. + 1 845 306 0711
Baca selengkapnya >>

Kamis, Maret 25

Kepolisian di Rusia menyita literatur religius dari rumah-rumah umat

Sumber: JW-Media.org

Untuk Rilis Segera
24 Maret 2010

Kepolisian di Rusia menyita literatur religius dari rumah-rumah umat

TAMBOV, Rusia—“Ketika polisi muncul di rumah kami pagi-pagi sekali, saya merasa tidak beralasan untuk khawatir akan kebebasan saya dan keselamatan anak-anak saya.” Larisa Cheprunova, yang rumahnya diperiksa, merasa syok atas apa yang terjadi. “Kami selalu merespek pihak berwenang, namun para petugas memperlakukan kami seperti kriminal; mereka berbicara kasar, mengambil barang-barang dan literatur milik kami, dan membuat anak-anak kami ketakutan!”

Kira-kira pukul 7 pagi, pada tanggal 17 Maret 2010, tiga kelompok polisi tiba secara bersamaan di tiga rumah yang dihuni oleh empat keluarga Saksi-Saksi Yehuwa yang tinggal di kota Tambov. Penghuni rumah tersebut terbangun oleh polisi yang, dengan memegang surat perintah pengadilan, datang untuk menggeledah rumah-rumah itu. Para petugas menyita perpustakaan pribadi, mengambil semua literatur Alkitab serta dokumen bisnis, komputer, data elektronik, bahkan album foto keluarga dan surat-surat pribadi. Kejadian tersebut terjadi tidak lama setelah diperbaruinya kembali Daftar Federal dari Materi Ekstremis di mana publikasi-publikasi baru dari Saksi-Saksi Yehuwa telah ditambahkan.

Perintah pengadilan itu didasarkan pada kasus baru-baru ini yang diajukan di bawah Artikel 282 dari Hukum Kriminal Federasi Rusia, “Menghasut Kebencian dan Kekerasan, dan Merendahkan Martabat Manusia.” Sebagai respon atas mosi yang diajukan oleh Penyidik Igor Avdeyev, sebuah keputusan dikeluarkan oleh Hakim Lyudmila Ryazantseva dari Pengadilan Distrik Leninskiy dari Kota Tambov yang mengizinkan penggeledahan itu. Menurut keputusan itu, petugas harus menyita “barang, literatur, media elektronik yang menganjurkan kebencian religius serta . . . dokumen lain yang mencatat kegiatan organisasi religius itu.”

Selama penggeledahan polisi tidak memberitahukan kepada pemilik rumah tentang hak-hak mereka, memberikan salinan perintah pengadilan yang mengizinkan penggeledahan mereka, atau mengizinkan mereka untuk menghubungi seorang pengacara. Dalam beberapa kasus para pemilik rumah tidak diizinkan untuk menggunakan telepon pribadi mereka. Selama penggeledahan dari apartemen milik Cheprunov, nada bicara yang tinggi dari para petugas kepolisian telah membuat takut anak perempuan keluarga itu, yang mulai menangis dan memohon agar polisi tidak membawa orang-tuanya. Polisi menggeledah rumah yang lain, milik keluarga Tagayev, menyita satu salinan Perjanjian Baru yang diterbitkan di Moskow pada tahun 1988 serta publikasi-publikasi Saksi-Saksi Yehuwa.

Vasiliy Kalin, Ketua dari Pusat Administratif Saksi-Saksi Yehuwa di Rusia, yang hidup selama masa represi dan mengalami sendiri penganiayaan religius, menyatakan sebagai berikut: “Apa yang terjadi di Tambov mengingatkan kita aka masa-masa sulit di masa lalu ketika berdasarkan laporan-laporan fitnah dan tuduhan-tuduhan palsu serta tidak adanya dasar apa pun, Saksi-Saksi Yehuwa kehilangan harta milik mereka dan dianiaya secara kriminal. Pada waktu itu para petugas KGB datang malam-malam sekali atau pagi-pagi sekali, menggeledah rumah-rumah, membawa literatur dan barang-barang milik pribadi. Apa yang terjadi sekarang terlalu sama, terlalu seperti apa yang terjadi di tahun 1951 ketika aksi-aksi semacam itu dalam skala besar akhirnya membuat ribuan Saksi-Saksi Yehuwa dideportasi ke Siberia.”

Kontak:
Di Rusia: Grigory Martynov, telepon +7 (812) 702-26-91
Di AS: Mario Moreno, telepon +1 845 306 0711
Baca selengkapnya >>

Kamis, Maret 18

Azerbaijan memperlakukan penyebaran literatur religious sebagai sebuah kejahatan

Sumber: JW-Media.org

Untuk Rilis Segera
10 Maret 2010

Azerbaijan memperlakukan penyebaran literatur religious sebagai sebuah kejahatan

BAKU, Azerbaijan—Pada tanggal 3 Maret 2010, Famil Nasirov dan Amina Mammadova, Saksi-Saksi Yehuwa yang membagikan pemikiran-pemikiran menghibur dari Kitab Suci kepada tetangga mereka, dihentikan oleh tiga petugas kepolisian dan dibawa ke kantor polisi. Kepolisian menyita salinan Kitab Suci dan buku-buku religius milik pribadi mereka, serta beberapa majalah yang ingin mereka bagikan kepada orang-orang yang tertarik untuk mempelajari lebih banyak tentang Alkitab.

Meskipun semua publikasi dari kedua Saksi-Saksi yang dimaksudkan untuk dibagikan kepada orang lain itu diimpor ke Azerbaijan dengan seizin Komite Negara Bagian untuk Kerjasama Dengan Lembaga-Lembaga Religius, kepolisian menuntut keduanya melanggar sebuah hukum yang dikeluarkan pada tahun 2009 yang melarang “penyebaran literatur religius . . . tanpa mendapatkan izin [dari badan Negara Bagian yang sesuai] untuk pembuatan dan pengimporannya.” Sore itu, Pengadilan Distrik Khatai di Baku memerintahkan masing-masing dari Saksi-Saksi itu untuk membayar dendan sebesar 200 AZN (Rp. 2,5 juta), yang adalah hampir 70 persen dari upah satu bulan bagi kebanyakan warga Azerbaijan. Nasirov dan Mammadova berniat untuk mengajukan banding atas keputusan pengadilan itu.

Di lebih dari 236 negeri dan wilayah, Saksi-Saksi Yehuwa menggunakan publikasi pendidikan untuk mengajar orang-orang yang ingin mempelajari Alkitab. Informasi ini sedang diterbitkan dalam 500 majalah. Di antara buku paling dikenal yang diterjemahkan adalah majalah Menara Pengawal, yang sekarang secara simultan diterbitkan dalam 180 bahasa, termasuk bahasa Azerbaijan.

Hak untuk memanifestasikan agama seseorang adalah sebuah kebebasan fundamental yang dijamin oleh Perjanjian untuk Perlindungan Hak-Hak Asasi Manusia dan Kebebasan Fundamental. Sejumlah keputusan dari Pengadilan Eropa untuk Hak-Hak Asasi Manusia telah memastikan bahwa “menyandang kesaksian dalam kata-kata dan perbuatan terjalin dengan eksistensi dari keyakinan religius.” (Lihat Kuznetsov v. Rusia, no. 184/02, § 56, 11 Januari 2007 dan Kokkinakis v. Yunani, keputusan 25 Mei 1993, Seri A no. 260-A, § 31.) Karena Azerbaijan adalah penandatangan dari Perjanjian Eropa untuk Perlindungan Hak-Hak Asasi Manusia dan Kebebasan Fundamental, hukum apa pun yang mengizinkan pengadulan untuk mengenakan pembatasan atas kegiatan warga Azerbaijan harus ditafsirkan di bawah Konstitusi Azerbaijan serta Perjanjian Eropa, yang keduanya menjamin kebebasan untuk memanifestasikan agama seseorang. Hak untuk menyebarkan publikasi religius adalah suatu bagian esensial dari kebebasan fundamental ini.

Kontak:
Di Belgia: Luca Toffoli, Asosiasi Eropa dari Saksi-Saksi Kristen Yehuwa
Telepone: +32 2 782 0015
Ponsel: +32 475 58 10 36
Di Inggris: Paul Gillies, Asosiasi Eropa dari Saksi-Saksi Kristen Yehuwa
Telepone: +44 208 906 2211
Di Amerika Serikat: Gregory Allen, Penasihat Umum Rekanan
Telepone: +845-306-0711
Baca selengkapnya >>

Rabu, Januari 27

Literatur Kristen diadili kembali di Rusia

Sumber: JW-Media.org

Untuk Rilis Segera
26 Januari 2010

Literatur Kristen diadili kembali di Rusia

GORNO-ALTAYSK, Rusia—Pada tanggal 27 Januari 2010, Mahkamah Agung Republik Altay, yang berlokasi di bagian selatan-pusat Rusia, akan mempertimbangkan banding dari Saksi-Saksi Yehuwa terhadap keputusan Pengadilan Kota Gorno-Altaysk yang mengumumkan sejumlah publikasi religius sebagai “ekstremis.”

Saksi-Saksi dan literatur Alkitab mereka dikenal baik di seluruh republik itu. Sebagai contoh, dua penduduk Republik Altay, Andrey dan Aygul Lobanov, berkata demikian sehubungan dengan manfaat dari publikasi-publikasi tersebut: “Majalah Menara Pengawal dan Sedarlah! Adalah sumber kesegaran bagi kami. Majalah tersebut membantu kami membangun keluarga yang kuat dan bahagia. Majalah tersebut menganjurkan kami untuk mengasihi semua orang tanpa peduli kebangsaan, agama, warna kulit, penghasilan atau status sosial mereka.”

Saksi-Saksi Yehuwa di Republik Altay telah mendengar tuduhan-tuduhan luas atas mereka sebelumnya. Di awal tahun 1994, banyak Saksi di Gorno-Altaysk dipanggil untuk hadir di pengadilan. Berdasarkan tuduhan-tuduhan terhadap mereka, beberapa dari mereka dipecat dari pekerjaan mereka dan dipaksa untuk meninggalkan Altay. Namun, segera jelas bahwa tuduhan-tuduhan yang dilancarkan terhadap mereka adalah palsu. Jadi, pada bulan Mei 1994, Departemen Kehakiman Republik Altay secara resmi mendaftarkan komunitas Saksi-Saksi Yehuwa Gorno-Altaysk.

Para pembela hak-hak asasi manusia terkemuka menjelaskan sebuah situasi di Rusia saat ini yang terus memburuk dari sejumlah pelanggaran atas hak-hak konstitusional dan kebebasan dari penindasan langsung atas Saksi-Saksi. Dan ini meskipun fakta bahwa belum lama ini ribuan Saksi-Saksi secara penuh diakui sebagai korban penindasan politis dan dibebaskan dari dakwaan apa pun yang telah diajukan terhadap mereka.

Kontak:
Rusia: Grigory Martynov, Telepon: + 7 911 101 76 24
AS: Mario Moreno, Telepon: + 1 845 306 0711
Belgia: Marc Hansen, Telepon” + 32 2 782 0015
Jerman: Wolfram Slupina, Telepon: + 49 6483 413 110
Baca selengkapnya >>